Seorang Wartawan televisi al- Baghdadia, Muntazer al-Zaydi melempar sepasang sepatu ke arah presiden AS George W. Bush. Ketika itu Bush sedang berpidato merayakan 4 tahun pakta pertahanan AS-Iraq bersama PM Iraq Nuri al Maliki. Beruntung dengan refleknya Bush menghindari serangan itu.

Zaydi kemudian ditahan pihak keamanan Iraq dan dimintai keterangan. Bagi masyarakat Iraq melempar sepatu adalah simbol penghinaan. Sesuatu yang memalukan bagi Bush.   

“Jika dimaknai dalam budaya Arab itu sebuah simbol penghinaan,” ujar Anggota Komisi I DPR FPKS, Al Muzzammil Yusuf
Muzzammil menambahkan, hal ini pernah dilakukan masyarakat Irak saat memukuli patung Saddam Hussein dengan sepatu dan sandal. Peristiwa serupa juga pernah menimpa mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon yang juga dilempar sepatu dan sandal oleh kaum muslimin saat dihalau ketika akan berkunjung ke Masjidil Aqsa.

“Menlu Mesir, Maher Taher, juga dilempari sepatu oleh rakyat Mesir setiba dari kunjungnnya ke Tel Aviv,” tambah ketua Departemen Polhankam DPP PKS ini.

Muzzammil meyakini, Bush memang telah menjadi aktor utama kebencian dan kemarahan masyarakat dunia, tidak hanya Irak.

Mantan wakil Ketua Komisi III DPR ini berpendapat, bukan mustahil tuntutan untuk mengadili Bush sebagai penjahat perang akan semakin menguat. Meski pembuktian hukumnya nanti akan menjadi pelik. “Masalahnya lebih pada kekuatan politik dunia berhadapan dengan super power AS,” tandas Muzzammil.
Bush Dilempar Setelah ucap ” Khairan Katsira

Pelemparan sepatu oleh wartawan Irak ini terekam dalam video yang ditayangkan Reuters, Senin (15/12/2008). Saat itu, jumpa pers dalam sesi terakhir dan menjelang ditutup.

Dengan bahasa Arab, PM Nuri menyampaikan terima kasihnya kepada Bush atas kesempatan jumpa pers dan datang ke Irak. Bush yang mencoba-coba menggunakan bahasa Arab saat menutup jumpa pers itu, juga mengatakan, ‘khairan katsiera’ sambil tersenyum. Khairan katsiera berarti ‘terima kasih banyak.’

Nah, satu detik setelah Bush mengucakpan ‘khairan katsiera‘ itu, lemparan sepatu dari bangku wartawan melayang ke arah Bush. Kasus lemparan sepatu ini terjadi dua kali. Dan hebatnya, Bush berhasil menghindari dua buah sepatu itu. Dilempar sepatu, Bush masih tetap memperlihatkan wajah santai.

Bush mengunjungi Irak Minggu (14/12/2008), sebelum lengser untuk meninjau kondisi terakhir pakta keamanan Irak-AS menjelang penarikan pasukan AS dari negara itu, Juli tahun 2009. Kunjungan Bush ini sebagai kunjungan terakhir dan sebagai salam perpisahan darinya. Pada 20 Januari 2009, Bush sudah harus menyerahkan tampuk pimpinan AS ke pundak Barack Obama.

Di Irak, Bush mengunjungi, berpidato dan memberikan ciuman kepada para prajurit AS. Setelah dari Irak, Bush kemudian melanjutkan perjalanan ke Afghanistan untuk bertemu dengan para serdadu AS yang bertugas di negeri Taliban itu.

Videonya dapat Anda lihat DISINI

Iklan