You are currently browsing the category archive for the ‘Politik’ category.

Pilkada_fotoByWihdan-HidayatRepublika         UU Pemilihan Kepala daerah (UU Pilkada) telah disahkan dalam rapat paripurna DPR Jumat 26 September lalu. UU Pilkada yang baru ini mengembalikan fungsi DPRD untuk memilih Kepala Daerah dan wakilnya. Ditengarai Undang-undang tersebut akan merugikan banyak pihak. Siapa saja yang bakal dirugikan jika Pilkada melalui DPRD ? yuk…kita simak.

Inilah pihak-pihak yang akan ‘dirugikan’ oleh Pilkada via DPRD : Baca entri selengkapnya »

Konbes NU   Musyawarah Nasional ( Munas ) Alim-Ulama Nahdlatul Ulama ( NU ) berlangsung pada tanggal 15-17 September 2012 di Kempek, Cirebon. Munas tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satu yang menarik adalah adanya rekomendasi dari para Ulama NU agar Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) dikembalikan kepada DPRD .

Berikut ini hasil Bahtsul Masail Maudluiyyah Pemilukada dalam perspektif Islam dalam Munas NU di Kempek, Cirebon, 15-17 September 2012 : Baca entri selengkapnya »

 C06B1334F238FDE0979E36A14C8DB0   Apa itu Revolusi ? Menurut laman wikipedia Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat.

Mengapa saya mengatakan Indonesia diambang revolusi ? apa yang melatarbelakanginya ? mari kita bahas lebih lanjut kawan-kawan…..

Paradoks Reformasi

Diawali dengan krisis moneter yang meruntuhkan sendi-sendi ekonomi Indonesia pada tahun 1998, dimotori oleh gerakan mahasiswa  lahirlah reformasi  1998. Gerakan reformasi  ini berhasil menumbangkan rezim Soeharto dan melakukan perubahan-perubahan mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diantaranya adalah Amandemen UUD 1945. Namun  Reformasi 1998 pada hakikatnya adalah revolusi prematur, sebuah model revolusi  yang sebenarnya belum siap tetapi dipaksakan untuk lahir saat itu juga, maka jadilah reformasi ini sebagai revolusi  yang kebablasan tanpa disertai tawaran konsepsional yang jelas. Baca entri selengkapnya »

1367917838         Bangsa Indonesia hingga kini masih belum bisa mencari pemimpin yang baik. Hal ini terjadi karena masyarakat pemilih memberi ruang adanya praktik politik uang. Fenomena tersebut bisa dirasakan pada pemilihan pemimpin mulai level terkecil, yakni pemerintahan desa, hingga level terbesar di tingkat pusat, pemilihan anggota DPR dan presiden.

    ora uwik ora obos  plesetan dari ungkapan ora ono duwit ora nyoblos (tidak ada duit tidak  milih). Guyonan yang belakangan menjadi tren di kalangan masyarakat bawah. Baca entri selengkapnya »

Arsip Blog

Jumlah Pengunjung

  • 855,923 Pengunjung