Manusia diciptakan Tuhan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, untuk saling mengenal dan berinteraksi. Interaksi tersebut bisa bersifat positif manakala ada kesamaan tujuan, kebutuhan sehingga terjalin kerjasama antar bangsa yang baik dan harmonis. Namun tak jarang interaksi bisa bersifat negatif, jika banyak terdapat perbedaan tujuan, sehingga tercipta permusuhan, sikap antipati bahkan peperangan.

Diantara sikap antipati yang cukup menonjol sekarang ini adalah Anti semitisme bahkan sikap tersebut telah menjadi sebuah gerakan yaitu Gerakan Antisemit.

Mengapa ada gerakan antisemit dan tidak ada gerakan anti Jawa , anti Sunda, atau anti Arab ? tentu ada sebab-sebab mengapa bangsa semit (bangsa Yahudi) begitu di benci hampir diseluruh dunia bukan cuma dari kalangan Islam melainkan juga oleh kalangan Kristen .

Sebab-sebab timbulnya anti semitisme ( anti Yahudi ) :

– bangsa Yahudi selalu menganggap dirinya paling unggul dan menganggap rendah bangsa lain, sehingga mereka sukar berbaur dengan masyarakat sekitarnya.

– bangsa Yahudi suka mengingkari perjanjian.

– bangsa Yahudi tidak mau mendengarkan nasehat atau himbauan bangsa lain atau dunia internasional.

– kaum Yahudi yang menyebabkan Yesus disalib.

– bangsa Yahudi merebut dan menduduki tanah Palestina dari bangsa Arab yang sebagian besar Muslim.

– spekulan Yahudi yang menyebabkan krisis keuangan global th. 1998 dan th. 2008.

– bangsa Yahudi suka memicu timbulnya keonaran di banyak negara.

Sejarah Panjang Antisemitisme

Istilah anti-semitisme sebetulnya ambigu. Kata ’semitic’ merujuk pada Sem putraNabi Nuh ( Noah ).  Sementara Ibraham ( Abraham ) putra Terah merupakan generasi ke 10 dari Nuh melalui garis keturunan Sem. Dan melalui silisilah Ibrahim juga terdapat bangsa Arab keturunan Ismail.
Anti-semitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879. Propaganda anti-semit dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Wajah anti-semitisme centang perenang dan bersimbah darah hingga mengantarkan pada wacana anti-semitisme, terjadi karena kebencian yang mendalam terhadap kaum Yahudi dan mitos yang mempersepsikan Yahudi adalah bangsa yang terkutuk lantaran menolak Yesus. Lantas muncul gambaran bahwa kaum Yahudilah yang paling bertanggung jawab terhadap penyaliban Yesus.

Anti-semitisme abad pertengahan menyuburkan lahan bagi tumbuhnya anti-semitisme modern. Marvin Perry dalam bukunya ’ Western Civilization A Brief History’ memaparkan anti Yahudi muncul karena pandangan keagamaan Kristen pada abad ke 19 serta faktor ras dan nasionalisme: sikap yang mengejawantah dalam doktrin Darwinisme.

Ironisnya, kaum Yahudi Zionis kemudian mengadopsi gagasan tersebut untuk membentuk negara nasionalis-rasialis yang diperuntukkan bagi kaum Yahudi (Jewish State) namun bukan berazaskan agama Judaisme seperti dalam buku Theodore Herzl berjudul ” Der Judeen Staat “, yang menjadi cikal bakal gerakan Zionisme. Pada masa penjajahan Inggris di tanah Palestina, kaum Yahudi yang datang mula-mula membeli sejumlah lahan, namun ketika Inggris meninggalkan Palestina dan bangsa Arab mendaklarasikan berdirinya negara palestina , secara sepihak kaum Yahudi mendeklarasikan negara Israel yang dikenal dengan deklarasi Balfour. Pecahlah perang Arab- Israel1948 , disusul perang Arab- Israel 1967, dan perang Yom Kippur 1973 yang dimenangkan oleh Israel , bahkan Israel berhasil menduduki dataran tinggi Golan ( suriah ) dan Semenanjung Sinai ( Mesir) dan mencaplok sebagian besar tanah Palestina yang dihuni oleh Muslim dan Kristen, pada tahun 1967. Sejak saat itu meningkatlah anti semitisme di kalangan Muslim yang berbuntut pada pengusiran warga Yahudi dari tanah Arab.

Roger Garaudy berargumen, sejatinya Zionisme dan anti-semitisme adalah saudara kembar. Sedang Ralph Schoeman dalam bukunya ‘A Hidden Story Of Zionism’ mengungkap bukti kolaborasi antara Zionisme dan anti-semitisme yakni terjadi pada mitos Holocaust saat Hitler berkuasa.

Sebenarnya para pendiri Zionisme telah berputus asa dalam memerangi gelombang anti-semitisme. Akhirnya, mereka memandang bahwa anti-semitisme sebagai sebuah sekutu, sebab keduanya bertujuan sama yakni memindahkan kaum Yahudi di negeri mereka tinggal. Akhirnya, mereka menggabungkan nilai-nilai kebencian Yahudi dan anti-semitisme.
Henry Ford dalam maha karyanya ’The International Jews’ menuliskan:

’ Kesadaran orang Yahudi yang teguh atas ’Goy” (non-Yahudi) inilah yang merupakan penyakit Yudaisme, tradisi yang berusia berabad-abad untuk memisahkan diri.

American Israel Public Affair Commite (AIPAC) adalah lobi yahudi di pemerintahan Amerika mengatakan bahwa Amerika akan selalu mendukung Israel. Di dalam AIPAC ada sebuah lembaga Anti Defamation League (ADL). Lembaga ini menyatakan sentimen anti-semitisme telah berkembang pesat. Anti-semitisme adalah ’kecaman terhadap Zionisme’ dan simpati terhadap mereka yang membangkang terhadap Israel. Tak heran, bila beberapa tahun sebelum timbunya anti-semitisme modern , lagu yang paling ngetop di Israel adalah ’The Whole World Is Against Us’

Pada galibnya, oleh sebab berbagai faktor telah mempengaruhi anti-semitisme selama beberapa kurun waktu menjadikan kaum Yahudi dipaksa untuk bersatu. Dan, gerakan ini menjadi daya penggerak munculnya sekelompok kecil golongan namun mampu membangun sebuah kekuatan ekonomi yang dibangun dengan dasar agama dan budaya.

Kajian anti-semit terkini: Jewish Supremacism karya David Duke, ahli politik asal Lousiana menyatakan pengaruh utama anti-semitisme bukan karena hegemoni Yahudi namun lebih pada ideologi dan ajaran agama Yahudi. Kendati bangsa Yahudi telah membentuk negara Israel namun nampaknya mereka bertekad menguasai dunia membentuk Tata Dunia Baru (New World Order) di bawah kendali Zionis.

Akhirnya, anti-semitisme justru telah membawa kejayaan dan kekuasaan kaum Yahudi. Dan Amerika, sejak hari pertama Israel berdiri telah merasa menjadi satu ikatan dengan Israel. Amerika harus mengamankan Israel demi nubuat tentang kebangkitan Yesus untuk kedua kalinya. Selain Israel sebagai suporter bagi Amerika di Timur Tengah. Dan Israel telah mendukung operasi militer Amerika dan mengabdi ide imperialisme yang diciptakan oleh cendekiawan Yahudi.

Kaum Yahudi menurut al Kitab

Yesus menyebut kaum Yahudi yang fasik dengan sebutan ” ular beludak “:
” Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?” ( Matius 3:7)
” Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati” ( Matius 12:34 )

“Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang?” ( Lukas 3:7 )
Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk ( sombong ) :
Keluaran 32:9 ” Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.”
Keluaran 33:3 ” yakni ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu. Sebab Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu, karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk, supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan.”

Ulangan 9:13 ” Lagi TUHAN berfirman kepadaku: Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk.”

Yesaya 48:4 ” Oleh karena Aku tahu, bahwa engkau tegar tengkuk, keras kepala dan berkepala batu.”
Israel atau Bani Israel menurut al Quran

“telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas ”  (Al-Qur’an, 5:78)

” Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik  ” ( Al- Maidah : 82 )

Wahai bani Israel! ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Kukaruniakan kepada kamu, dan (ingatlah) bahawasanya Aku telah melebihkan kamu atas bangsa lain. (untuk menerima Risalah-Ku).” ( al Baqarah : 47 )

Dan sebuah hadist Nabi Muhammad yang cukup menjadi spirit untuk umat Islam dalam melawan Yahudi israel :

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidak akan terjadi hari
kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di
belakang Yahudi, "Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!" (HR
Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami' Ash-Shaghir no. 7414)