Masih ingatkah Anda pada putaran kampanye pilpres AS ?. Obama dengan pidato dan retorika politiknya mengobral janji akan ada perubahan di Amerika.

Barack Obama juga dielu-elukan oleh komunitas muslim Amerika, akan membawa angin segar terhadap arogansi AS terhadap dunia Islam . Namun harapan itu kini sia-sia , obama yang berbicara tentang banyak hal secara ” sok pinter ” hanya berkomentar singkat ketika ditanya masalah Israel – Palestina . Ada apa dengan Obama ? takutkah ia menyuarakan hati nuraninya pada dunia sehingga ia harus tunduk pada kelompok neokon yang menyandang dana kampanyenya ? . Dan apakah ia akan menjadikan Amerika tetap sebagai mesin perang dan pembuat onar dunia, seperti pendahulunya George W. Bush yang menyebar malaikat kematian di Iraq dan Afganistan ? Jika ya.. negara manakah yang akan jadi sasaran Obama, Irankah atau Korut kah ? .

Obama

Obama

Pada tanggal 20 Januari adalah awal dari Amerika baru . Rencananya Obama akan menggunakan Alkitab. Alkitab yang akan digunakan Obama saat Inaugurasi nanti adalah alkitab bersejarah yang pernah digunakan saat pelantikan Presiden berkulit hitam pertama AS, Abraham Lincoln, pada 1861.

Presiden terpilih Amerika Barack Obama menyerukan kepada rakyat Amerika agar bersatu untuk menyelesaikan persoalan negara pada waktu dia naik kereta api seremonial ke Washington untuk pelantikannya hari Selasa.

Barack Obama berpidato di depan khalayak ramai di Philadelphia, Wilmington, Delaware, dan Baltimore.

Barack Obama mengemukakan bahwa Amerika menghadapi tantangan serius, seperti perang dan ekonomi yang payah, tetapi ia mengatakan, tiba waktunya bagi rakyat Amerika untuk bekerjasama memperbaiki keadaan negara.

Kereta api yang ditumpanginya diberi nama OBAMA EXPRESS menapak –tilas perjalanan yang dilakukan oleh Abraham Lincoln untuk inaugurasinya pada tahun 1861.

Massa yang besar jumlahnya menyambut di sepanjang jalan yang dilalui kereta api itu setelah berangkat dari Philadelphia.

Setelah singgah di Baltimore, kereta api melanjutkan perjalanan singkat ke Ibukota Washington.