pembangunan-jalan-sp-tiga-pidie Pembangunan jalan di kab. Grobogan tengah berlangsung secara maraton. Pembangunan yang dulu hanya menggunakan aspal dan aspal hotmix kini telah di tinggalkan, digantikan dengan cor beton bertulang.

Namun amat disayangkan pembangunan tersebut terkesan setengah hati, terlihat dari pola pembangunan yang tidak maksimal dan kualitas beton yang kurang sesuai dengan standard nasional Indonesia.

Sebagai contoh di ruas jalan Penawangan-Sedadi hanya beberapa kilo meter saja yang mendapat alokasi pembangunan cor beton tersebut, namun sisanya sepanjang kurang lebih 7 Km merupakan jalan rusak, berkubang yang amat memprihatinkan.

Belum lagi kualitas beton yang digunakan tidak sesuai dengan standard, seharusnya ada mekanisme standarisasi yang di lakukan DPU terhadap rekanan pemborong sehingga kualitas jalan dapat dipertanggung jawabkan. Sebagai contoh di ruas Danyang- pengkol beton yang telah dilewati kendaraan ada yang retak dan mengelupas.

Ini menjadi pertanyaan besar bagi rakyat tentang fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja Bupati, Bambang Pudjiono. Apakah pembangunan jalan yang telah menghabiskan APBD milyaran rupiah tersebut di tambah dengan utang sebesar 130 Milyar Rupiah telah sesuai dengan apa yang di hasilkan di lapangan